25 Jun 2021

Generali, My Second Home

Tika Oktavianingsih from Generali Indonesia

Tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa saya bisa bekerja selama ini di suatu perusahaan. Di tempat-tempat sebelumnya, biasanya masuk tahun ke 2 sudah gelisah cari-cari kesempatan baru.

Emang ada apa si di Generali? Kerjaannya sedikit? Tentu tidak. Justru ini menjadi tempat kerja dengan deretan to do list paling banyak. Hehe

Di sini saya menemukan banyak hal baru yang belum saya ketahui sebelumnya. Banyak istilah-istilah baru, cara kerja baru, cara belajar baru dan ilmu-ilmu  baru di dunia keuangan yang bisa dibilang saya “buta” sebelumnya. Ngga cuma itu, di sini saya juga banyak berkoordinasi dengan orang-orang handal di bidangnya! Benar-benar tempat yang pas untuk belajar dan ditempa.

Saat menyelesaikan dari satu tugas ke tugas lainnya, saya menemukan kenyamanan tersendiri. Nyaman bekerja sama dengan tim yang super keren dan kooperatif, nyaman dengan leader yang sangat membangun, nyaman dengan kebebasan berpendapat dan berkreativitas, dan banyak kenyamanan lainnya hingga saya bisa bilang kalau Generali adalah rumah kedua.

Generali juga jadi saksi 3 fase kehidupan dalam hidup saya. Melangkahkan kaki pertama di Generali Tower dengan status single, 2,5 tahun kemudian menikah, hamil dan kini punya 1 bayi kecil. Bisa dibilang teman-teman di Generali itu saksi hidup saat saya mengambil keputusan besar dan siap masuk ke fase berikutnya sebagai seorang istri dan ibu. Buat saya, mereka keluarga.

Hidup terkadang tidak selalu mulus, pandemi COVID-19 telah menjadi duka banyak orang. Terasa berat bagi perusahaan melewati dampak ekonomi dan sosial dari pandemi ini, tapi saya bangga teman-teman di Generali punya 1 semangat dan kekuatan yang sama untuk bisa terus melewati tantangan ini dengan baik.

Saat penularan COVID-19 sudah mulai kencang, Generali langsung menerapkan sistem work from home bagi semua karyawannya. Komitmen Generali dalam mengutamakan kesehatan karyawannya begitu terasa. Hebatnya lagi, di tengah kondisi yang tidak stabil, tidak ada pengurangan karyawan dan Generali masih memberikan hak karyawan 100% tanpa potongan, belum lagi bonus dan THR yang masih terdistribusi. Bukan mau membahas soal keuangan, tapi ini menjadi bentuk rasa syukur tersendiri dan membuka kesadaran saya untuk semakin kuat berbagi dengan sesama.

Kebanggaan saya dengan Generali belum berenti sampai situ. Saat pemerintah mengabarkan vaksin sudah tersedia, pimpinana tertinggi langsung meminta tim agar semua karyawan Generali bisa memperoleh vaksin. Lagi-lagi, kesehatan karyawan menjadi prioritas bagi Generali. Tanpa perlu waktu lama, Generali membuka pendaftaran vaksin bagi karyawan. Ngga cuma karyawan, posko vaksin Generali juga mengundang para lansia kerabat karyawan, suami/istri serta orang-orang sekitar kantor. Komitmen membantu komunitas dan pemerintah dalam menangani pandemi ini nyata adanya.

Teman-teman, deretan paragraf ini hanya sebagian dari kisah saya di Generali yang sangat membanggakan. Banyak kisah lainnya yang juga seru, seperti event sponsorship, kegiatan The Human Safety Net, project bareng teman-teman media, acara internal seru dan masih banyak lagi! Jika 10 tahun lagi saya membaca tulisan ini, saya yakin saya akan tersenyum dan masih berkata : Terima kasih Generali, kamu rumah keduaku yang paling berkesan.